CHAT Via WhatsApp
diposkan pada : 04-12-2021 14:56:52 Tips Saat Proses Wawancara Pengajuan KPR - Mulia Kontraktor

Mulia Kontraktor - Apakah anda memiliki pengajuan KPR dengan Bank? Jika iya, anda pasti akan melalui tahap wawancara. Anda tidak boleh meremehkan saat tahap wawancara. Karena wawancara KPR dapat menentukan apakah pengajuan kredit tersebut dapat diterima atau tidak.

Bagi anda yang sedang menanti proses wawancara KPR, sebaiknya anda perlu mengetahui tips wawancara agar bisa diterima. Apa saja ya tipsnya? Yuk simak ulasan dibawah ini!

 

Bersikap Tenang

Bersikap tenang merupakan salah satu kunci sukses supaya pengajuan KPR anda dapat diterima. Karena pihak bank akan menanyakan atau melakukan pemeriksaan kembali terkait data dan informasi pribadi.

Sebelum akad kredit, pihak bank harus melihat apakah calon kreditur meyakinkan atau tidak. Beberapa kasus ketika pemohon bersikap gugup dalam menjawab pertanyaan sehingga pihak bank tidak yakin dengan komitmen calon kreditur. Nah karena hal tersebut, pengajuan KPR yang diajukan mungkin saja ditolak.

Terbuka terkait Pekerjaan

Anda perlu terbuka terkait status pernikahan dan pekerjaan, hal ini karena pihak bank akan mengonfirmasi ulang tentang pekerjaan anda saat ini. Hal detail seperti informasi status pekerjaan, promosi, hingga lama bekerja bisa jadi akan ditanyakan.

Tidak menutup kemungkinan akan menanyakan soal kendala pekerjaan yang sedang anda jalani saat ini. Jadi, bersikaplah terbuka supaya bank dapat memahami kondisi tersebut.

Informasi Penghasilan Secara Jelas

Pihak bank dipastikan akan menanyakan kembali soal pendapatan yang diterima setiap bulannya. Besaran penghasilan merupakan hal penting untuk menyesuaikan dengan cicilan pengajuan kredit.

Jika anda karyawan perusahaan, usahakan untuk menjawabnya sesuai dengan slip gaji yang anda terima. Informasi penghasilan merupakan hal krusial karena bisa menghindari kredit macet atau non performing loan (NPL).

Informasi Pengeluaran dengan Detail

Pihak bank akan menanyakan berapa besar pengeluaran anda setiap bulannya. Informasi terkait biaya hidup, sewa rumah, kost, dan anggaran untuk menabung bisa saja ditanyakan oleh bank.

Maka dari itu, ada baiknya anda melakukan perhitungan pengeluaran sebelum melakukan wawancara KPR. Catat besaran biaya yang harus anda keluarkan setiap bulannya supaya anda tidak bingung saat menjawabnya.

Masalah Cicilan Lain

Pihak bank akan mengetahui rekam jejak anda melalui BI checking. Melalui BI checking, bank juga akan mengetahui riwayat pinjaman seseorang sehingga dapat diketahui apakah pernah menunggak kredit atau tidak.

Jika anda mempunyai cicilan motor, mobil, atau lainnya maka ada baiknya mengutarakan hal tersebut pada pihak bank. Jika tidak, hal tersebut akan membebani anda ke depannya.

Bank biasanya juga akan mengukur debt ratio seseorang. Bila debt ratio sekitar 40% tidak menutup kemungkinan pengajuan KPR ditolak.

Informasi Rumah yang Kamu Ambil

Pihak bank akan menanyakan soal rumah yang akan anda ambil melalui KPR. Maka dari itu, penting bagi anda untuk mengetahui soal lokasi, nama pengembang dan perumahan, luas tanah, luas bangunan, harga, dan lainnya.

Kesanggupan Membayar Cicilan

Dalam beberapa kasus, sejumlah bank akan menanyakan terkait kesanggupan membayar cicilan per bulannya. Usahakan untuk memberikan penjelasan dan keyakinan bahwa anda memang serius mengajukan KPR.

Singkat, Padat, dan Jelas

Hindari jawaban yang bertele-tele karena akan membingungkan dan menyita banyak waktu. Jangan sampai, jawaban yang diberikan terlihat tidak meyakinkan sehingga menimbulkan kecurigaan dari pihak bank.

Nomor Referensi

Pihak bank akan mengonfirmasi ulang perihal pekerjaan, gaji, dan lainnya pada nomor referensi yang sebelumnya anda cantumkan. Biasanya, pihak bank akan meminta nomor atasan atau HRD anda di kantor. Sebaiknya anda meminta izin bahwa pihak bank akan menghubungi untuk mengonfirmasi lebih lanjut.

 

Demikian ulasan mengenai tips saat proses wawancara pengajuan KPR. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada ulasan menarik berikutnya!